Sabtu, 26 Januari 2019

DUNIA SEMPIT ??

"Dunia Sempit ya..."

Sudah menjadi kebiasaan bila bertemu seseorang tanpa disengaja, atau bila seseorang yang tidak kita kenal ternyata berhubungan dekat dengan kawan, keluarga, ataupun urusan kita selama ini.

Naudzubillahimindzalik...sungguh itu tanpa sadar adalah ejekan kepada Yang Maha Kuasa, Maha Pencipta, Maha Mengatur segala sesuatunya di Bumi dan Langit.

Bukankah semua orang yang beriman menyakini bahwa Surga itu sangatlah Luas dan ditegaskan di dalam Al Qur'an bahwa "Surga itu seluas Langit dan Bumi" (dengan asumsi penganut Flat Earth bahwa Bumi bukan sekecil bola bumi...yang kita akan bahas di article lain).
Saking luasnya Bumi, Allah menyuruh setiap Manusia untuk "Berjalan di Muka Bumi" (bukan berlari ya??..kita juga akan bahas hal ini di artikel lain). Dengan berjalan di muka bumi manusia akan melihat kebesaran Allah SWT melalui ciptaannya.

2 Ayat yang menyampaikan 2 kalimat diatas setidaknya sudah bisa dipahami bahwa Bumi itu memang sangatlah luas. Dan semua ciptaan Allah itu pastilah serba "Maha"...Kok tiba-tiba beraninya manusia menggunakan istilah "Dunia Sempit ya" alias Dunia sangatlah Kecil, Saya berusaha untuk mulai mengingatkan dan tidak lagi menggunakan istilah tersebut, karena:

1.  Saya khawatir kata-kata "Dunia Sempit ya" akan sangat menghina Allah yang dengan segala Maha Besar Nya, Maha Kuasa Nya, Maha Ciptaan Nya yang telah menciptakan Bumi, Langit dan segala Makhluk Hidup yang ada di antaranya dengan sangat teliti, teratur, termegah, dan tidak sesuatu apapun yang dapat menyamainya.

2.  Saya juga Khawatir kata-kata "Dunia Sempit ya" yang dilontarkan di saat moment2 takdir kita dipertemukan oleh Allah dengan orang-orang asing yang ternyata dekat dengan kita sebagai "kebetulan belaka" atau "dunia sempit belaka" dan bukan karena "Takdir Allah semata".  Padahal semua umat Muslim Beriman kepada 6 Hal dan salah satunya adalah Beriman kepada Takdir Allah (Qodho dan Qodhar). Dan kejadian-kejadian itu kita meyakini bahwa semua Allah yang mengatur, bukan karena kebetulan. Bahkan disebutkan di Alqur'an bahwa "Daun-Daun yang jatuh dari rantingnya itu juga semua atas seizin Allah"..apalagi segala bentuk kejadian ataupun pertemuan kita dengan orang lain.

Semoga kita sadar "Salah Kaprah" ini...

-BP-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar