Sabtu, 26 Januari 2019

SURGA SELUAS LANGIT DAN BUMI ??

Langit dan Bumi sama Luas nya??

Mendengar ayat ini di Al Qur'an bahwa dikatakan "Surga itu adalah seluas Langit dan Bumi", sekilas langsung terpikir bahwa Surga itu sangatlah Luas.  Mengutip artikel blog saya "Dunia Sempit??"... Bukankah semua orang yang beriman meyakini bahwa Surga itu sangatlah Luas.

Tapi pernahkah kita berpikir bahwa mengapa Bumi juga disebut? Sedangkan menurut (katanya sie Ilmuwan bukan Ahli Agama, yang mana namanya Ilmuwan ataupun manusia tidak lepas dari salah), bahwa Bumi itu hanyalah benda sangat kecil di di Alam Semesta Langit yang sangat luas.

Andaikan ilmuwan sekarang benar bahwa Bumi hanya benda kecil di alam semesta, lalu mengapa Allah menyampaikan di Al Qur'an bahwa Surga yang sangat luas yang tidak bisa dibayangkan oleh Manusia itu luasnya seluas Langit dan Bumi.  Mengapa tidak bilang seluas Alam Semesta? Mengapa mendefinisikan Luas itu turut melibatkan Bumi yang kata "Ilmuwan" tadi bumi itu cuma benda kecil di langit?

Apakah maksud dari ayat ini menyebutkan bahwa sebenarnya Bumi itu sangatlas luas dan seluas langit? Sehingga Allah harus menyebut Langit dan Bumi untuk menunjukkan saking luasnya Surga.  Bahwa Langit itu terlihat sangatlah Luas, semua manusia sudah mengakui.  Masalahnya masih sebagian besar Manusia (60% dari total populasi dunia, ratio ini diambil karena sekarang 40% anak sekolah di Amerika sudah yakin dengan pemahaman bahwa bumi itu datar) meyakini bumi itu bulat dan kecil.

Menariknya, bagi "non-ilmuwan" dan tidak harus "Ahli Agama" bisa dengan mudah mencari di Al Qur'an bahwa tidak ada 1 (satu) ayat pun yang menyatakan bahwa Bumi itu bulat.  Sebaliknya banyak sekali ayat di Al Qur'an (sekitar belasan ayat lebih) yang menyatakan bahwa Bumi itu sangatlah Luas dan Datar.  Bahkan sampai diyakinkan lewat salah satu ayat yang menceritakan nanti pada saat Kiamat terjadi dimana Gunung-Gunung diperjalankan dan semua yang ada di muka bumi ini dihancurkan, lalu muncul kelanjutan kalimat di ayat tersebut : "...Dan kamu akan melihat/menyaksikan bahwa Bumi itu Datar."
Seolah-olah ayat ini bilang dan Allah tahu bahwa Manusia sebelum Kiamat terjadi masih banyak yang meyakini bahwa Bumi itu kecil dan bulat, sehingga pada saatnya nanti (di hari kiamat) dibukalah Tabir mata dan Manusia bisa melihat sendiri bahwa Bumi itu Datar.

"Back to Laptop"..bahwa Bumi itu sebenarnya sangat lah Luas...dan Logikanya kalo Bumi tidak Luas, mengapa dijadikan referensi oleh Allah SWT melalui Al Qur'an bahwa Surga itu seluas Langit dan Bumi. Berarti secara logika bahasa, Langit dan Bumi itu sama Luasnya (Luas Bumi adalah seluas Langit). Saya yakin hanya "Flat Earth Believers" yang langsung setuju dengan logika Bumi seluas Langit.

Namun, di saat yang sama saya akui muncul Konflik Batin dan Pikiran bagi sebagian besar manusia yang sudah mentah-mentah mendengar dan melihat gambar Bumi yang dibuat selama ini berbentuk Bulat.  Bila memang bumi berbentuk bulat, maka sudah pasti sebagian besar manusia ini akan sulit memaknai dan mencerna ayat Al Qur'an yang menyatakan bahwa "Surga itu seluas Langit dan Bumi". Mereka akan dengan susah payah mencari makna lain atau arti lain dari ayat tersebut untuk menguatkan alibi bumi bulat yang selama ini membabi buta mereka yakini.
Bukankah Allah sampaikan bahwa Al Qur'an dibuat bagi manusia sebagai petunjuk bagi umat manusia (bukan umat muslim saja) dan sekaligus Mudah Dihafal dan Dipahami oleh siapapun yang berniat Menghafal dan Membaca nya.
Bukankah makna Iqra' (Bacalah) ayat-ayat Allah. Yaitu ayat-ayat Allah yang Tertulis dalam Kitab2 Nya dan ayat-ayat Allah yang telah diciptakan-Nya (yaitu Langit dan Bumi).

-BP-


Tidak ada komentar:

Posting Komentar